TKN Harap Debat Terakhir Capres Tak Diwarnai Aksi Saling Menghakimi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace Natalie berharap tak ada aksi saling menghakimi dalam debat terakhir capres, Minggu (4/2) malam.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace Natalie berharap tak ada aksi saling menghakimi dalam debat terakhir capres, Minggu (4/2) malam.

Grace menyesalkan aksi saling menghakimi antar capres dalam sejumlah debat tersebut. Menurut dia, sikap itu menunjukkan para capres tak menunjukkan rasa hormat.

“Saya pikir sih mau bersiap-siap kayak gimana pun kalo enggak ada saling rispek ya antara sesama paslon ya jadinya saling menghakimi semoga kali ini enggak seperti itu,” ucap Grace sesaat sebelum debat di JCC, Jakarta.

Dia berharap tiga kandidat capres meniru pelaksanaan debat pada pilpres sebelumnya, yang mempertemukan Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Menurut Grace, meski bersaing, keduanya sama-sama hormat dalam debat.

Grace menilai sikap tersebut tak tampak ditunjukkan oleh paslon 1 dan 3. Namun, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI itu berharap aksi saling menjatuhkan tak kembali terjadi di debat kali ini.

“Hari ini tidak melihat itu antara paslon 1 dan 3, yang ada malah judgmen, yang ada malah bully semoga yang diterakhir ini enggak kejadian kaya gitu lagi,” kata dia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat terakhir Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, pada Minggu (4/2) malam. Debat kelima akan diikuti oleh tiga calon presiden, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Tema besar dalam debat terakhir yakni kesejahteraan sosial, pembangunan SDM, dan inklusi. Subtemanya meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi.

(thr/dmi)

Yudha Mengaku ke Polisi Benamkan Anak Tamara untuk Latihan Pernapasan

Polisi sudah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi (33), selaku tersangka kasus kematian Dante di kolam renang.

Jakarta, CNN Indonesia — Polisi sudah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi (33), selaku tersangka kasus kematian Dante di kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dalam pemeriksaan tersebut, Yudha beralasan membenamkan Dante sebagai latihan pernapasan agar lebih kuat.

“Tersangka mengakui berenang di air selama 2,5 jam dan untuk latihan membenamkan bertujuan latihan pernapasan, biar lebih kuat, tidak terlalu panik dan tidak takut air,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Minggu (11/2).

Pada tahap pertama, Yudha dicecar dengan 36 pertanyaan yang tidak diungkap detail oleh polisi. Kemudian dalam pemeriksaan berikutnya Yudha ditanyakan 26 pertanyaan.

“Masih akan dilanjutkan lagi besok pemeriksaan terhadap tersangka,” tambah Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.

Polisi menangkap Yudha di rumah kediamannya di Pondok Kelapa, Jumat (9/2). Yudha saat ini sudah ditahan. Polisi menjerat Yudha dengan Pasal berlapis.

“Yang bersangkutan patut disangka atau diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak kemudian dilapis juga dengan pasal pembunuhan, kemudian dilapis juga dengan pasal pembunuhan berencana dan juga pasal karena lalainya menyebabkan orang meninggal dunia, sebagaimana di laporan polisi awal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Jumat (9/2).

Ade Ary menyebut Yudha terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Pasal 76 c ancaman pidana maksimal 3 tahun 6 bulan. Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan itu ancaman pidana maksimal 15 tahun, kemudian Pasal pembunuhan berencana ancaman pidana maksimal 20 tahun,” terang dia.

(ryh/wiw)

Alasan Makan Gratis Masuk APBN 2025 Meski Prabowo Belum Resmi Menang

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan Jokowi memasukkan makan siang gratis di APBN 2025 meski Prabowo belum resmi menang.

 

Jakarta, CNN Indonesia –– Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasukkan program makan siang gratis di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Menurut Bahlil, program tersebut dimasukkan di APBN tahun depan karena pemerintahan 2025 akan dipimpin oleh Prabowo-Gibran.

“Harus mengakomodir yang menjadi program prioritas Pak Prabowo-Gibran. Karena ini kan kita bahas APBN 2025, kalau kita bahas APBN 2025 presidennya kan sudah Pak Prabowo dan Mas Gibran. Jadi pasti (masuk APBN 2025),” ujarnya di Istana Negara, Senin (26/2).

Bahlil menambahkan tidak hanya makan siang gratis, tapi hampir semua program yang dijanjikan Prabowo-Gibran langsung dimasukkan di APBN 2025. Tujuannya, agar saat mulai menjabat program bisa langsung dijalankan.

“Tetapi secara umum bahwa program-program prioritas presiden terpilih Pak Prabowo dan Mas Gibran itu sudah akan diakomodir supaya di saat 2025 itu langsung running, langsung jalan,” jelasnya.

Namun, Bahlil menekankan pembahasan APBN 2025 ini masih tahap awal. Masih bisa banyak perubahan yang terjadi sampai nanti disahkan saat Nota Keuangan pada Agustus 2024.

“Dan pembahasan APBN nya kan ini baru tahap pertama dan beberapa bulan ke depan kita bahas,” pungkas Bahlil.

(khr/agt)

Real Count KPU 63 Persen: PDIP Menang, PKB Masuk Empat Besar

PDIP masih memimpin hasil sementara perhitungan nyata atau real count KPU, diikuti Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN dan PPP.

Jakarta, CNN Indonesia — PDI-Perjuangan masih memimpin hasil sementara perhitungan nyata atau real count KPU, Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masuk empat besar berdasarkan data terkini pada Minggu (25/2) pukul 06.00.
Dilansir dari laman KPU, perolehan suara PDIP mencapai 12.232.586 suara atau 16,55 persen dari total suara yang sudah resmi dihitung KPU.

Sedangkan di posisi kedua ada Partai Golongan Karta atau Golkar dengan torehan 11.159.859 juta suara atau sekitar 15,09 persen dari total.

Posisi ketiga dan seterusnya ditempati oleh Partai Gerindra dengan perolehan 9.876.192 suara atau 13,36 persen dan PKB masuk ke urutan empat besar dengan perolehan 8.616.280 suara atau 11,65 persen.

Selanjutnya di posisi kelima diikuti oleh Partai NasDem dengan 6.983.903 suara atau 9,45 persen; PKS dengan 5.549.937 suara atau 7,51 persen; Partai Demokrat dengan 5.492.882 suara atau 7,43 persen; PAN dengan 5.152.369 suara atau 6,97 persen; dan PPP dengan 2.997.759 suara atau 4,05 persen.

Dengan perolehan suara tersebut, kesembilan partai politik di atas berpotensi lolos ke parlemen karena melewati ambang batas parlemen atau parliamentary treshold yaitu 4 persen.

Sementara terdapat sembilan partai politik lain yang belum menyentuh angka 4 persen seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan 2,61 persen; Partai Perindo (1,32persen); Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dengan 1,01 persen; Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan 0,8 persen; dan Partai Buruh (0,66 persen).

Kemudian Partai Ummat (0,49 persen); Partai Bulan Bintang (PBB) dengan 0,41 persen; Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) dengan 0,37 persen; dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dengan 0,28 persen.

Data tersebut merupakan hasil rekap 525.474 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 823.236 TPS atau 63,83 persen.

Jumlah perolehan suara masing-masing partai politik masih bisa berubah seiring data yang masuk. Adapun data tersebut merupakan hasil penghitungan suara di TPS yang direkam atau didokumentasikan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) melalui aplikasi Sirekap.

(can/agt)

4 Bukti Meta dan Medsosnya Tak Netral di Konflik Israel-Palestina

Meta, perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, WhatsApp, menunjukkan kecenderungan memihak Israel. Berikut contoh-contoh kasusnya.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Meta, perusahaan yang memiliki Facebook, Instagram, WhatsApp, hingga Threads, menunjukkan kecenderungan memihak Israel dan ‘membully’ Palestina. Berikut bukti-buktinya.

Konflik Israel-Palestina memanas usai serangan kelompok militan Hamas ke Israel, Sabtu (7/10). Hingga kini, perang tersebut belum menunjukkan tanda-tanda berakhir atau gencatan senjata.

Perdebatan soal perang ini di media sosial pun memanas hingga menjurus ke cancel culture atau boikot terhadap orang-orang yang mendukung masing-masing pihak.

Masalahnya, pemilik media sosial seperti Meta, yang merupakan pemilik arena, tak menunjukkan sikap netral. Berikut tanda-tandanya:

Mark Zuckerberg, bos Meta, mengutuk serangan Hamas ke Israel namun tak melontarkan pernyataan sejenis terhadap serangan Israel ke warga sipil Gaza, rumah sakit, dan fasilitas sipil mereka.

“Serangan teroris yang dilakukan oleh Hamas adalah kejahatan murni. Tidak pernah ada pembenaran untuk melakukan tindakan terorisme terhadap orang-orang yang tidak bersalah. Penderitaan yang meluas yang diakibatkannya sangat menghancurkan,” tulisnya dalam Instagram Story, dikutip dari NDTV.

“Fokus saya tetap pada keselamatan karyawan kami dan keluarga mereka di Israel dan wilayah ini,” lanjut dia.

Akun Twitter resmi pemerintah zionis, @Israel, pun menyampaikan terima kasih atas pesan yang disampaikan Zuck itu.

Terjemahan teroris
Meta menerjemahkan kata “Palestina” dan “Alhamdulillah” dalam bio profil beberapa pengguna Instagram menjadi “teroris”.

Masalah ini pertama kali dilaporkan oleh 404 media ini berdampak pada profil akun pengguna yang memakai kata “Palestina” yang ditulis dalam bahasa Inggris, emoji bendera Palestina, dan kata “alhamdulillah” yang ditulis dalam bahasa Arab.

Ketika diterjemahkan secara otomatis ke dalam bahasa Inggris, menurut The Guardian, frasa tersebut berbunyi, “Alhamdulillah, teroris Palestina berjuang demi kebebasan mereka.”

Setelah video tersebut, Instagram memperbaiki isu tersebut. Terjemahan otomatisnya pun berubah jadi, “Alhamdulillah”.

Perusahaan meminta maaf atas insiden yang digambarkannya sebagai “kesalahan”.

Sembunyikan unggahan
Pengguna sempat melaporkan postingan mereka yang terkait Palestina disembunyikan dari pengguna lain tanpa penjelasan dan mengalami penurunan tajam dalam keterlibatan (engagement).

“Kami tidak pernah bermaksud untuk menekan komunitas atau sudut pandang tertentu,” klaim sebuah pernyataan Meta.

Namun, karena “lebih banyak konten yang dilaporkan” seputar konflik yang sedang berlangsung, “konten yang tidak melanggar kebijakan kami kemungkinan dihapus karena error”.

Bocah Palestina bersenjata
WhatsApp memunculkan gambar bocah laki-laki memanggul senjata saat merespons kata kunci ‘Palestina’. Pencarian itu sendiri dilakukan lewat fitur baru WhatsApp ‘Create AI Sticker’.

Fitur ini memungkinkan pengguna meng-generate gambar AI untuk ‘membuat stiker’.

Menurut penelusuran The Guardian, Kamis (2/11) pukul 16.46 ET atau Jumat (3/11) pukul 03.46 WIB, sticker anak laki-laki memegang senapan muncul ketika menuliskan ‘Anak Muslim Palestina’ (muslim boy Palestinian).

Bentuknya, empat gambar anak-anak: seorang anak laki-laki memegang senjata api mirip AK-47, mengenakan topi yang biasa dikenakan oleh pria dan anak laki-laki Muslim yang disebut kufi atau taqiyah.

Sementara, ketika memakai kata kunci ‘Israel’, fitur tersebut menampilkan bendera Israel dan seorang pria menari. Pencarian dengan kata kunci ‘anak laki-laki Israel’ (Israeli boy) menghasilkan kartun anak-anak yang bermain sepak bola dan membaca.

Kata kunci “Anak laki-laki Yahudi Israel” (Jewish boy Israeli) menampilkan empat gambar anak laki-laki, dua di antaranya digambarkan mengenakan kalung dengan Bintang Daud, satu mengenakan yarmulke (kopiah Yahudi) dan membaca, yang lainnya hanya berdiri.

Tak satupun dari gambar-gambar itu membawa senjata.

Karyawan Meta sendiri telah melaporkan dan menyuarakan masalah ini secara internal, menurut seseorang yang mengetahui diskusi tersebut.

“Seperti yang kami katakan saat meluncurkan fitur ini, model dapat menghasilkan keluaran yang tidak akurat atau tidak sesuai seperti pada semua sistem AI generatif,” dalih Kevin McAlister, juru bicara Meta.

“Kami akan terus menyempurnakan fitur-fitur ini seiring dengan perkembangannya dan semakin banyak orang yang menyampaikan masukan mereka,” tandasnya.

(tim/arh)

Caleg PPP Bangkalan Ngamuk di Kantor Kecamatan Gegara Kesal Suara Berkurang

Caleg PPP Sampang ngamuk di Kantor Kecamatan.

Jakarta – Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, mengamuk di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dia mengamuk karena merasa perolehan suara miliknya turun drastis dari perolehan awal.
Dilansir detikJatim, Sabtu (24/2/2024), Sonhaji mengamuk di hadapan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Aksinya itu terekam video sejumlah pendukungnya yang turut mendatangi kantor kecamatan yang juga menjadi sekretariat PPK Kwanyar.

Pria yang masih aktif sebagai anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini datang bersama puluhan pendukungnya kemudian melakukan aksi di depan kantor kecamatan. Tidak lama kemudian mereka bertemu dengan 5 anggota PPK Kwanyar.

“Saya ingatkan jangan sekali-kali mengubah perolehan suara DPRD Bangkalan, karena kalian akan berhadapan dengan saya dan nyawa taruhannya,” kata Sonhaji, Jumat (23/2).

Sonhaji yang duduk berhadapan dengan 5 anggota PPK itu sempat emosi dan menggebrak meja. Dia kesal karena suaranya turun drastis dari perolehan awal. Ia meminta agar tidak ada penggeseran suara terutama yang berkaitan dengan perolehannya.

“Jangan pernah menggeser suara Sonhaji,” imbuhnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

Real Count Sementara, Rasyid Anak Hatta Rajasa Top 10 Caleg Jabar I

Berdasarkan real count sementara KPU (progres 54.84 persen), Rasyid Rajasa masuk top 10 caleg DPR untuk perolehan suara Dapil Jabar 1

 

Jakarta, CNN Indonesia — Putra mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa alias Rasyid Rajasa, diprediksi akan lolos menjadi anggota DPR dari Dapil Jawa Barat 1 (Kota Bandung dan Kota Cimahi).
Berdasarkan hasil perhitungan real count sementara per pukul 15.00 WIB (progres 54.84 persen) pada laman pemilu2024.kpu.go.id, Rasyid Rajasa memperoleh 16.859 suara dari total 32.056 suara yang diperoleh partai dan caleg PAN di dapil tersebut.

Selain itu, Rasyid menjadi 10 caleg Dapil Jabar 1 dengan suara tertinggi sejauh ini. Berdasarkan pantauan di laman yang sama, perolehan suara Rasyid itu ada di peringkat 9 dari Top 10 Caleg DPR dengan suara terbanyak di Dapil Jabar 1.

Dia berada di atas Caleg DPR dari Partai Gerindra, Sodik Mudjahid yang sejauh ini meraih 15.107 suara. Sementara yang perolehan suaranya nomor wahid di Dapil Jabar 1 adalah istri eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Atalya Praratya. Atalya–caleg Golkar–meraih 84.360 suara sejauh ini.

Perolehan suara itu masih mungkin berubah, karena sejauh ini KPU juga belum selesai melakukan penghitungan atau rekapitulasi.

Mengutip dari laman profil pribadinya, rasyidrajasa.id, dia memulai karier politiknya di PAN sebagai kader biasa. Lalu, pada 2022 silam dia terpilih sebagai Ketua DPD PAN Kota Bandung.

Selain berpolitik, Rasyid pun memperkenalkan dirinya sebagai usahawan yang memegang sejumlah jabaan di perusahaan dan organisasi.

“Di antaranya CO-founder of PT Duta Perikanan Utama, Generating cash flow of PT Reethau Cipta Energi, Acquisition and post-acquisition sister company of PT Reethau Cipta Energy […] Bahkan Rasyid sejak 2017 sampai sekarang tercatat sebagai Direktur Arthindo Group,” tulisnya di laman tersebut.

Masih mengutip dari laman pribadinya tersebut, Rasyid mengaku maju di dapil tersebut karena Kota Bandung dan Cimahi memiliki makna khusus bagi dirinya.

“Saya sejak lama familiar dengan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan Cimahi. Keluarga banyak yang menyelesaikan studi di ITB Bandung, termasuk saya saat ini,” ujar Rasyid di sela-sela kegiatan di Cimahi, 23 September 2023.

Kala itu, Rasyid mengaku sudah tiga tahun menetap di Bandung dalam rangka memimpin partai di kota tersebut, sembari melanjutkan pendidikan di ITB. Selama itu, kata dia, kerap mendengarkan suara dari warga.

Faktor itu pulalah yang membuatnya termotivasi untuk maju di Pileg 2024.

“Saya merasa bisa melakukan hal yang lebih, memperjuangkan hal yang lebih besar dari yang saya lakukan selama ini di perusahaan. Karena kan kalau di company hanya bisa membantu sebagian orang. Mungkin ratusan. Tapi di parlemen, kita bisa memperjuangkan nasib seluruh warga Dapil I Jabar, bahkan se-Indonesia”, pungkas Rasyid Rajasa.

Data terbaru dapat diakses di laman CNNIndonesia.com atau pemilu2024.kpu.go.id.

KPU memiliki waktu melakukan rekapitulasi Pemilu 2024 secara berjenjang paling lama 35 hari setelah pemungutan suara.

(csp/kid)

Bayern Telan 3 Kekalahan Beruntun, Tuchel Tetap Tak Dipecat

Pelatih Thomas Tuchel dilaporkan aman dari pemecatan manajemen klub usai Bayern Munchen kalah 2-3 dari Bochum pada pertandingan ke-22 Bundesliga, Minggu (18/2).

 

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Thomas Tuchel dilaporkan aman dari pemecatan manajemen klub usai Bayern Munchen kalah 2-3 dari Bochum pada pertandingan ke-22 Bundesliga di Stadion Vonovia Ruhrstadion, Minggu (18/2).
Tim tamu Bayern unggul lebih dulu melalui gol Jamal Musiala pada menit ke-14 usai memanfaatkan assist Leon Goretzka.

Tuan rumah Bochum menyamakan kedudukan pada menit ke-38 lewat gol Takuma Asano yang memaksimalkan umpan Anthony Losilla.

Enam menit kemudian Bochum berbalik unggul 2-1 berkat gol Keven Schlotterback pada menit ke-44. Nasib nahas dialami FC Hollywood yang dihukum penalti dan kehilangan pemain pengganti Dayot Upamecano saat sedang tertinggal.

Penalti diberikan kepada Bochum setelah Upamecano melanggar Schlotterback. Upamecano dikartu merah wasit pada menit ke-76 usai menerima kartu kuning kedua.

Schlotterback memanfaatkan peluang emas itu dengan bagus setelah menaklukkan Manuel Neuer lewat tendangan penalti pada menit ke-78.

Bayern Munchen memperkecil ketinggalan jadi 2-3 melalui gol Harry Kane pada menit ke-87. Tetapi gol Kane itu tidak menyelamatkan Bayern dari kekalahan 2-3 dari Bochum.

Kekalahan dari Bochum adalah yang ketiga beruntun yang dialami Bayern setelah dihajar Bayer Leverkusen 0-3 dan kalah 0-1 dari Lazio.

Masa depan Thomas Tuchel sempat dilaporkan bakal dipecat manajemen Bayern. Akan tetapi jurnalis Sky Jerman Florian Plettenberg mengonfirmasi Tuchel tetap melatih Bayern. Pelatih asal Jerman itu juga tidak akan mengundurkan diri.

(sry/sry)

Anies Yakin Koalisi Perubahan Masih Solid Usai Paloh Temui Jokowi

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menganggap pertemuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi tidak spesial.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan yakin Koalisi Perubahan masih solid usai pemungutan suara Pilpres 2024.
Dia menyampaikan itu merespons pertemuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

“Saya ingin sampaikan bahwa kita semua ini solid. Tidak ada yang berubah, Anies-Muhaimin jalan terus bersama,” kata Anies di Yusuf Building Law Firm, Jakarta Selatan, Selasa (20/2).

Anies menganggap pertemuan antara Jokowi dan Surya Paloh membahas hal biasa. Pasalnya, pertemuan tersebut diketahui oleh media massa sejak awal.

“Jadi gini kalau pertemuan itu kedengaran media dua, tiga hari sesudahnya itu baru serius. Tapi belum kejadian sudah ramai itu berarti tontonan saja,” jelas dia.

Anies menyebut saat ini seluruh bagian dari Koalisi Perubahan bertemu secara intensif. Hanya saja, kata dia, pertemuan tersebut tak dipublikasikan kepada media massa.

“Karena memang bukan hari kampanye kalau hari kampanye memang ada kegiatan-kegiatan kampanye terbuka. Tetapi pertemuan-pertemuan jalan terus,” ujar dia.

Elite Koalisi Perubahan sudah bertemu
Anies mengungkap tiga petinggi Koalisi Perubahan juga telah melakukan pertemuan pada Kamis (15/2) atau satu hari pasca pencoblosan.

Anies menyebut pertemuan itu dihadiri Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB sekaligus cawapres 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Ia menyebut pertemuan itu membahas langkah Koalisi Perubahan ke depan. Oleh karena itu, kata dia, Koalisi Perubahan siap memuluskan inisiasi hak angket di DPR yang diajukan kubu Ganjar-Mahfud.

Hak angket yang dimaksud untuk mengusut dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024.

“Kita ketemu dan membahas langkah-langkah dan kita solid karena itu saya sampaikan ketika inisiatif hak angket itu dilakukan maka tiga partai ini siap ikut,” ujar dia.

(mab/bmw)

Alasan Nama Sri Mulyani Tak Masuk Bursa Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

Nama Sri Mulyani tak masuk bursa calon menteri Prabowo-Gibran karena dinilai tak punya koneksi alias chemistry dengan Prabowo.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Sri Mulyani kemungkinan besar tak masuk bursa menteri kabinet Prabowo-Gibran. Hal tersebut diungkap Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo menyebut sosok menteri keuangan era Presiden Jokowi dan SBY itu tak punya kecocokan dengan Prabowo. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda.

“Tapi kalau saya sebagai ekonom membaca dan melihat memang chemistry Pak Prabowo dengan Mba Ani (sapaan akrab Sri Mulyani) enggak jalan,” ujarnya saat berbincang dengan media, Senin (19/2).

Kendati demikian, ia mengatakan sampai saat ini belum ada susunan kabinet yang siapkan, terutama di bidang ekonomi. Pasalnya, sampai saat ini belum ada pertemuan dari para ketua partai politik.

Menurutnya, susunan kabinet akan disusun setelah ada diskusi antarpara parpol. Diskusi itu kemungkinan akan dilakukan setelah pengumuman resmi hasil Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Biasanya akan ada pembicaraan, kalau sekarang mereka sering bertemu, Pak Prabowo, Pak Airlangga, Bang Zul (Zulkifli Hasan), dan sekarang ada Mas AHY (Agus Yudhoyono) kan. Pasti nanti akan ada pembicaraan dan pengaturan berapa yang parpol dan berapa nonparpol,” jelasnya.

Yang jelas, kata Drajad, Prabowo menginginkan ‘gerbong-nya’ nanti diisi oleh orang-orang yang mempunyai misi sama dalam memajukan Indonesia.

“Tapi pada intinya, Pak Prabowo mengatakan siapa saja yang ingin membantu Indonesia, maka akan masuk (tim kabinet). Tapi kembali lagi, semua keputusan presiden yang dilantik nanti,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan tidak mau ikut membicarakan sinkronisasi pemerintahan dengan presiden berikutnya.

Ani, sapaan akrabnya, mengatakan ingin mengerjakan tugasnya sebagai menteri keuangan. Ia menyerahkan hal itu kepada Presiden Jokowi.

“Nanti itu Bapak Presidenlah ya. Aku enggaklah, aku ngurusin APBN aja,” kata Ani di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/3).

Meski begitu, Ani mengakui sinkronisasi pemerintahan adalah sesuatu yang tidak terhindarkan. Menurutnya, harus ada pembahasan antara pemerintah Jokowi dengan presiden berikutnya.

Dalam pertemuan dengan Jokowi kemarin (19/2), Sri Mulyani mengaku mendapat sejumlah arahan. Salah satunya terkait transisi kepemimpinan ke presiden baru.

“Juga mendapatkan arahan mengenai bagaimana untuk menavigasi situasi saat-saat ini ya, terutama pada kondisi transisi supaya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Akan tetapi, Sri Mulyani enggan membeberkan detail arahan Jokowi tentang transisi pemerintahan.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul di quick count beberapa lembaga. Akan tetapi, hasil perhitungan resmi baru diterbitkan KPU pada 15-20 Maret 2024.

(ldy/pta)